Wednesday, November 30, 2016

Penyebab dan Pencegahan Usus Buntu yang Wajib Dipahami


Sebenarnya usus buntu ialah organ yang mempunyai bentuk seperti tabung yang kecil serta tipis, memiliki ukuran 5 hingga 10cm. Usus buntu ini terhubung pada usus besar. Mungkin hingga sekarang belum di ketahui, mengapa manusia memiliki usus buntu, serta pada kenyataannya bila Kita mengidap penyakit usus buntu, dan di lakukan pengangkatan, hal tersebut juga tidak mempengaruhi kesehatan. Namun bila sudah mengalami peradangan, usus buntu ini dapat menyebabkan sebuah komplikasi yang cukup serius. Karena itu Kita harus mengetahui penyebab dan pencegahan usus buntu.

Penyebab dan pencegahan usus buntu perlu diketahui agar Kita bisa melakukan pencegahan sedini mungkin. Penyebab terjadinya usus buntu adalah:

1.Tinja, sebagian besar penyebab usus buntu adalah tinja yang menyumbat saluran masuk pada usus buntu, maka dari itu agar tinja tidak menghalangi saluran masuk, Kita harus BAB secara teratur setiap harinya, agar tidak terjadi penumpukan,
2.Pembengkakan getah bening, biasanya pembengkakan ini berkembang setelah sebelumnya di saluran pernapasan,
3.Pola makan yang tidak sehat, pola makan yang kurang sehat ini akan menyebabkan BAB tidak terkontrol dan tidak teratur. Sudah pasti akan menyebabkan timbunan bakteri, timbunan bakteri inilah yang menyebabkan kerusakan pada usus buntu.

Pengetahuan akan penyebab dan pencegahan usus buntu memang sangat di perlukan, hal ini berguna agar Kita terhindar dari penyakit ini. Penyebab munculnya penyakit usus buntu memang didasari dari pola makan yang kurang di perhatikan serta kurang di jaga, sering kali Kita menyepelekan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Padahal bila sudah terjangkit, cara yang harus di lakukan adalah operasi pengangkatan usus buntu.

Penyebab dan pencegahan usus buntu mungkin jarang di cermai, jika Anda sudah mengetahui penyebab usus buntu, sekarang beralih pada pencegahan usus buntu. Antara lain:

·Jangan terlalu sering mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, soda atau gas,
·Hindarilah makanan yang mempunyai aroma yang tajam seperti durian, mangga serta nangka, makanan ini tetap di bolehkan untuk di konsumsi hanya saja porsinya jangan berlebihan,
·Perbanyak makanan yang mengandung sayuran serta buah,
·Minum air putih paling tidak 2 hingga 3 liter setiap hari. Hal ini agar menjaga system metabolisme tubuh.


Penderita usus buntu memang biasanya mengalami sakit di bagian perut sebelah kanan, demam, hingga rasa nyeri yang tak kunjung sembuh namun terus berkepanjangan. Pria memang memiliki resiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini dari pada wanita. Sekarang Anda sudah mengetahui penyebab dan pencegahan usus buntu, jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda dalam menerapkan pola makan serta hidup yang sehat. Seperti menjaga asupan makanan serta olahraga yang teratur.
Post a Comment